Infidelity can stem from various factors, including:
Pendekatan psikologis dan konseling keluarga muncul sebagai alternatif penyelesaian sebelum perselingkuhan menjadi pilihan terakhir.
| Pakar | Bidang | Insight Utama | |-------|--------|----------------| | | Psikologi Klinis | Perselingkuhan seringkali berkaitan dengan “attachment insecurity” – kebutuhan akan validasi eksternal. | | Prof. Ahmad Rizal | Sosiologi | Perubahan nilai tradisional dalam urbanisasi menciptakan “gap” antara harapan lama dan realitas modern. | | Bpk. Hendra Putra | Hukum Keluarga | Meskipun tidak ada pasal khusus, perselingkuhan dapat dimasukkan sebagai faktor “perbuatan melawan hukum” dalam gugatan perceraian. |
While infidelity is a complex issue, there are steps couples can take to address and prevent it: